SEJARAH DIREKTORAT PAKAN

Secara fungsi, urusan pakan sebenarnya sudah ada dan ada unit kerja yang menanganinya sejak berdirinya Direktorat Jenderal Peternakan (sekarang Direktorat Jenderal peternakan dan kesehatan Hewan).  Pada tahun 2005 sampai akhir 2010, fungsi pakan ditangani oleh dua unit kerja setara eselon III yaitu Subdit Pakan Ternak Ruminansia dan Subdit PakanTernak Non-Ruminansia pada Direktorat Produksi.

Wacana berdirinya Direktorat pakan sudah menjadi bahan diskusi sejak tahun 2002, ketika Kementerian PAN (sekarang kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi) memproses usulan jabatan fungsional pengawas Mutu Pakan (Wastukan).  Ketika itu, MENPAN mempertanyakan tentang “satminkal” dari jabatan fungsional Wastukan ini Direktorat apa?.  Didalam surat pengantar keputusan tentang penetapan jabatan fungsional Wastukan, tahun 2004, MENPAN memberi mandat sebagai hal yang harus ditindaklanjuti oleh Direktorat Jenderal Peternakan, diantaranya adalah untuk mengusulkan fungsi pakan diurusi oleh unit kerja setara eselon II.

Pada tanggal 29 November 2010 secara resmi kewenangan pakan diselenggarakan oleh direktorat tersendiri yaitu Direktorat Pakan Ternak sebagai sebuah organisasi dikukuhkan dengan Peraturan Presiden Nomor 24/2010 tentang kedudukan, tugas dan fungsi Kementerian Negara dan tugas dan fungsi eselon I Kementerian Negara serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 61/Permentan/OT.140/10/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian.

Pada Tahun 2015, struktur organisasi Direktorat Pakan Ternak yang baru saja terbentuk pada Tahun 2010 tersebut mengalami perubahan seiring dengan terjadinya perubahan struktur organisasi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana tertuang di dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/OT.101/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja kementerian Pertanian.

Nomenklatur Direktorat Pakan Ternak kemudian diubah menjadi Direktorat Pakan, dan nomenklatur Sub Direktorat dan Seksi pada masing-masing sub Direktorat juga mengalami beberapa perubahan.